BACAAN ALKITAB HARI INI
📖 Roma 8:26–27
📖 Matius 6:7–8
📖 Filipi 4:6–7
AYAT HAFALAN
“Demikian juga Roh membantu kita dalam kelemahan kita; sebab kita tidak tahu, bagaimana sebenarnya harus berdoa, tetapi Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah dengan keluhan-keluhan yang tidak terucapkan.”
— Roma 8:26
MARI MULAI DENGAN PERTANYAAN INI:
Apakah kamu pernah takut salah berdoa? Mungkin kamu khawatir permintaanmu justru membawa akibat buruk?
TUHAN TIDAK MENJAWAB DOA KITA DENGAN KETIDAKTAHUAN, MELAINKAN DENGAN KASIH DAN HIKMAT.
Selama bertahun-tahun, banyak orang percaya merasa takut untuk berdoa karena khawatir mereka akan “salah minta.” Bahkan ada yang merasa bersalah karena takut permintaannya menyebabkan hal buruk terjadi, padahal yang dimintanya baik.
Namun firman Tuhan meyakinkan kita bahwa Roh Kudus menyelaraskan isi hati kita dengan kehendak Allah. Tuhan tidak tertipu oleh kata-kata kita yang tidak sempurna. Dia melihat hati yang tulus dan menjawab doa-doa kita dengan kasih yang penuh pengertian.
3 KEBENARAN YANG MENGUATKAN SAAT KITA TAKUT SALAH BERDOA:
- Tuhan melihat isi hati, bukan kesempurnaan kata-kata.
Doa bukan soal formulasi sempurna, tapi relasi yang intim dengan Bapa di surga. - Roh Kudus menjadi penerjemah doa kita. “Roh sendiri berdoa untuk kita kepada Allah…”
— Roma 8:26 - Allah menjawab sesuai hikmat-Nya, bukan hanya permintaan kita.
Ia tahu apa yang terbaik, bahkan saat kita tidak tahu apa yang harus diminta.
PERTANYAAN UNTUK DIPIKIRKAN HARI INI
Apakah ketakutanmu akan kesalahan dalam doa menghambat hubunganmu dengan Tuhan?
DOA HARI INI
Tuhan, terima kasih karena Engkau tidak menilai doaku berdasarkan kata-kata yang sempurna, melainkan berdasarkan hatiku. Ajar aku untuk percaya bahwa Engkau mendengarkan dan menjawab dengan hikmat surgawi. Jauhkan rasa takut dari doaku. Amin.
PERBUATAN IMAN
Ambillah waktu lima menit untuk berdoa hari ini, tanpa skrip atau keraguan. Ungkapkan isi hatimu sejujur mungkin, percaya bahwa Tuhan mendengar dan mengerti semuanya.
KUNCI KEBENARAN UNTUK DIPEGANG
Doa bukan ujian yang harus lulus sempurna, tetapi undangan untuk mendekat kepada Allah yang memahami kelemahan kita dan menjawab dengan kasih.