Ritme Allah

Untuk segala sesuatu ada masanya, untuk apa pun di bawah langit ada waktunya. – Pkh. 3:1

Selama masa liburan keluarga favoritku saat masih kecil, aku merasakan serunya menonton pertunjukan sirkus – Flying High Circus. Aku terpesona oleh para pemain yang bergelantungan pada tali kawat saat mereka melakukan aksi luar biasa dengan berayun dari satu tempat ke tempat lain. Gerakan mereka membutuhkan ketepatan waktu dan membuatku menahan napas kegirangan.

Dalam kehidupan rohani kita, kita juga membutuhkan ketepatan waktu. Allah menjaga keselarasan tubuh, pikiran, dan semangat kita. Kita lebih bisa mengikuti ritme Allah saat kita bisa menyeimbangkan antara pekerjaan dan istirahat. Kita dapat melihat ritme Allah dalam penciptaan: enam hari bekerja dan satu hari beristirahat. Ritme Allah sering kali memintan kita untuk tidak terburu-buru sehingga kita bisa selaras dengan-Nya.

Doaku Hari Ini: Allah pengasih, terima kasih sudah memperlihatkan kami pentingnya istirahat dari segala pekerjaan kami. Bantulah kami untuk tidak terburu-buru dan mengambil waktu untuk bersama-Mu. Kami berdoa seperti yang telah Yesus ajarkan kepada kami, “Bapa, dikuduskanlah nama-Mu; datanglah Kerajaan-Mu. Berikanlah kami setiap hari makanan kami secukupnya dan ampunilah kami akan dosa kami, sebab kami pun mengampuni setiap orang yang bersalah kepada kami; dan janganlah membawa kami ke dalam pencobaan.” Amin.

%d bloggers like this: