Pintu Kehidupan

Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan. – Yoh. 10:10

Dalam dua kesempatan, aku dan istriku ikut tur bersama ke kota Florence, ltalia, yang sangat menakjubkan. Kami mengagumi keindahan dan kemegahan gerbang perunggu yang terlihat sangat rumit pada sebuah katedral megah. Michelangelo menggambarkan adegan alkitabiah ini seperti layaknya memasuki pintu masuk menuJu surga.

Namun, aku sangat kecewa mendapati bahwa kami tidak dapat masuk melalui pintu-pintu itu, sehingga kami bisa melihat ruangan besar dengan lantai, dinding, dan atap yang dihias indah sedemikian rupa suatu pemandangan inspiratif. jika saja kami diberikan kesem­ patan untuk melihat ruangan tersebut!

Dengan cara yang sama, ada orang yang melihat Yesus berkata, “Akulah pintu itu,” dan sangat terkesan, mengagumi hidup-Nya, ajaran­ Nya, dan sikap-Nya terhadap sesama. Namun, mereka gagal untuk masuk lebih dalam ke penemuan itu dan tidak pernah tahu indahnya hubungan pribadi dengan Yesus. Pengalaman ini memberikan cara pandang baru dan tujuan kehidupan. Sangatlah baik untuk mengenal Yesus; tetapi kita akan kehilangan banyak hal jika kita gagal mengenal­Nya sebagai juruselamat dan pendamping dalam keseharian kita.

Doaku Hari Ini: Tuhan terkasih, berjalanlah bersama kami hari ini sehingga kehidupan kami menunjukkan hubungan kami dengan-Mu. Bantulah kami untuk mendorong orang lain belajar tentang Engkau dan mengikut Engkau. Amin.

%d bloggers like this: