Allah Batu Karang Kita

Pada-Mu, TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu. Luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu. – Mzm 31:1

Fokus Pikiran: Saat banjir kehidupan melingkupi kita,kita dapat mengandalkan Allah.

Setiap minggu aku selalu menunggu kelas latihan air Multiple Sclerosis. Aku dan temanku berlatih sembari berdiri di air dengan berpegangan pada tepi lantai keras kolam renang.

Suatu hari Iomba tidak ada tempat kosong di sepanjang tepi kolam itu, sehingga aku pun pelan-pelan menyeberang dengan berpegangan pada tali yang menandai lajur untuk berenang. Pada awalnya aku berjalan baik-baik saja dengan kaki terangkat sampai ketika tiba-tiba aku merasa pusing dan kehilangan keseimbangan. Aku mulai menggapai-gapai dan karena talinya tidak memiliki tumpuan yang kukuh, aku pun tenggelam. lnstrukturku melompat ke dalam kolam dan menyelamatkanku dan memintaku untuk berjanji agar tetap berpegangan pada tepian keras kolam renang.

Pada saat aku tenggelam itu, aku tidak dapat berteriak minta tolong. Dengan cara yang sama, terkadang kita tidak sanggup atau terlalu keras kepala untuk meminta bantuan Allah, tetapi Dia tahu kapan kita membutuhkan pertolongan. Berapa kali Allah menopang kita, baik secara fisik, emosional, dan rohani saat kita tenggelam? Allah adalah batu karang tempat kita bergantung.

Doaku Hari Ini: Allah Mahakuasa, Engkaulah batu karang dan benteng kami yang teguh. Kami bersyukur karena dapat mengandalkan-Mu untuk menyelamatkan kami saat kami merasa tertekan. Amin.